Harga spesial, ada di telegram! Klik >>Daftar Sekarang< <

5 Cara Memanfaatkan IG Stories untuk Bisnis

 

 

Semua pengguna instagram pasti sudah tahu tentang IG stories. Mereka pun pasti sudah pernah mencobanya, bahkan mungkin Anda follow suatu akun karena IG storiesnya menarik? Bisa banget ini terjadi. Tapi mungkin juga Anda unfollow suatu akun karena IG storiesnya annoying dan menyebalkan? Ini juga bisa banget terjadi.

Karena menurut data Sprout Social ada 71% orang yang unfollow suatu akun karena terlalu membosankan dan spamming. Pertanyaannya adalah, bagaimana membuat followers Anda betah dengan konten IG stories akun bisnis Anda?

Ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan ke dalam IG stories agar menjadi konten marketing yang joss. Saya akan share beberapa polanya.

 

  1. Sharing

 

Banyak orang yang butuh akan informasi bermanfaat. Tentunya informasi ini bisa tentang produk Anda atau bisa juga tentang informasi menarik yang sesuai dengan target market Anda. Misalkan Anda jual sepatu pria, Anda bisa memberikan informasi tentang merawat sepatu kulit, cara mencuci sepatu yang baik, membuat sepatu selalu wangi, dll tentang produk itu sendiri.

Tapi Anda bisa juga membuat informasi tentang “pola PDKT dengan wanita” yang tidak berkaitan dengan produk tapi berkaitan dengan market Anda. Ingat, yang mereka butuhkan adalah informasi untuk mereka, tidak melulu tentang produk!

 

  1. Behind The Scene

 

Anda bisa membuat IG Stories saat packing barang, saat produk terbaru baru saja datang dan masuk gudang, saat pemotretan produk, atau saat produk Anda sedang diproduksi.

Hal itu bisa meningkatkan trust followers Anda kepada produk, jasa, atau brand Anda.

 

  1. Call to Action

 

Sekarang Anda bisa memasukan link kedalam IG Stories (follower minimal harus 10ribu). Hal itu bisa Anda manfaatkan saat Anda mengadakan promo atau saat sedang membuat lead magnet.

Jika Anda belum bisa memanfaatkan fitur ini, maka letakan link di Bio dan CTA Anda berisi tentang perintah untuk klik link di bio sebagai ganti “swipe up.”

 

  1. Testimonial

 

Sekarang banyak user Instagram yang lebih sering melihat Instagram Stories dibandingkan feed Instagram itu sendiri. Itu sebabnya Anda perlu posting testimonial pelanggan juga di IG Stories Anda, agar tingkat trust followers Anda meningkat dan dengan mudah dilihat oleh mereka.

 

  1. Story Telling

 

Story telling ini biasanya sangat baik untuk Anda yang berjualan jasa konsultasi atau edukasi. Anda bisa membuat story telling seperti layaknya kultwit di twitter dengan membaginya ke beberapa bagian cerita.

Pastinya dengan story telling, akan membuat followers Anda lebih menyimak dan mudah untuk dipahami. Anda bisa lihat akun instagram.com/komunitaspengusahamuda untuk benchmark, karena IG storiesnya sangat menarik. Jika Anda telah membuat IG stories dalam bentuk story telling, kemudian buatlah menjadi “highlight” agar mudah dilihat oleh followers Anda.

 

Anda sudah menerapkan poin yang mana?

Jangan-jangan belum Anda terapkan sama sekali?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *