Harga spesial, ada di telegram! Klik >>Daftar Sekarang< <

Ada 2 tipe orang dalam mencapai goalnya dilihat dari pola hidupnya

 

 

Tipe terencana dan Tipe tidak terencana

Orang yang tipenya terencana, kecenderungannya ia baru bisa mencapai goalnya jika ia merencanakan cara pencapaian goalnya.

Sedangkan orang yang tidak terencana, kecenderungannya malah kalau ia rencanakan cara pencapaian goalnya, justru sulit untuk tercapai.

Orang dengan pola unplanned alias tak terencana ini, pendekatannya justru bukan pada cara, tetapi yang penting berhasil. Apapun caranya!

Pertanyaannya adalah, saudara tipe yang mana?

Harus tahu lho ini. Karena ini adalah pola hidup yang secara tidak sadar sudah nancep di bawah sadar pikiran kita.

Sehingga ketika kita sudah tahu, kita bisa memanfaatkan pola tersebut, atau jika ingin, kita bisa mengubah polanya.

Lebih lanjut, soal mencapai goal.

Ada satu hal yang paling penting dalam pencapaian goal.

 

Yaitu:

‘Adakah PROGRAM yang support, alias mendukung tercapainya goal kita?’

Karena jika tidak ada program yang support, maka sama seperti jika saudara ingin menuju ke Jakarta, tetapi malah naiknya ke kereta yang jurusan ke Surabaya. Nggak bakal nyampai.

Namun, meskipun kita tidak ingin ke Jakarta, tetapi jika kita naiknya kereta jurusan Jakarta, maka mau tidak mau kita akan sampai ke Jakarta.

Ini sama seperti program di bawah sadar kita.

Misal saudara ingin mencapai goal tembus penghasilan 50 Juta rupiah per bulan. Tetapi jika bawah sadarnya belum ada program 50 juta, dan masih menganggap bahwa angka tersebut tidak mungkin tercapai, maka angka tersebut sulit sekali atau bahkan mustahil tercapai.

Karena begini…

Seperti apapun realita kehidupan kita saat ini, sedikit banyak merupakan refleksi alias cerminan dari program apa saja yang ada di bawah sadar kita.

Kondisi penghasilan, hubungan dengan pasangan, orang tua, bisnis, pekerjaan, dan lain-lainnya, tak lepas dari peran program-program bawah sadar.

Kita ambil contoh lagi soal penghasilan.

Seseorang hanya akan memiliki penghasilan sesuai angka yang sudah terinstal di pikiran bawah sadarnya saja.

Dengan kata lain, dengan ada naik-turunnya penghasilan, maka kalau dirata-rata, angkanya ya akan segitu-gitu saja.

Sampai kapan? Sampai ia mampu memperbaharui alias mengupdate program-program di bawah sadarnya.

 

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *