Harga spesial, ada di telegram! Klik >>Daftar Sekarang< <

Cara Mempengaruhi Orang Lain

 

 

Dalam kehidupan bisnis, keluarga, pertemanan, politik, dan apapun itu bentuknya sebenarnya kita selalu berada di dua sisi yaitu dipengaruhi atau mempengaruhi. Orang yang memahami ini akan mengetahui pola mempengaruhi orang lain.

Seperti di pilpres yang panas kemarin, banyak akun selebtwit atau selebgram yang dibayar untuk mempengaruhi pikiran followersnya untuk tujuan politik. Saya yakin Anda juga merasakan panasnya kontes pilpres kemarin yang diakibatkan ulah buzzer-buzzer tersebut.

Tapi ga selalu mempengaruhi orang itu negatif, agama-agama yang ada di Indonesia juga muncul dari utusan Tuhan untuk memperbaiki kehidupan menjadi lebih beradab dan penuh kedamaian.

Sebagai pebisnis pun kita harus belajar cara mempengaruhi orang lain, karena ini sangat berguna untuk melakukan penjualan dan juga memimpin team dalam perusahaan Anda nantinya.

Dalam NLP ada teknik dasar yang digunakan untuk mempengaruhi orang lain, yaitu:

1. Pacing

Pacing adalah *suatu langkah komunikasi yang bertujuan untuk menyamakan diri kita dengan lawan bicara atau market kita.

Menyamakan dalam artian, kita sebagai lawan bicara bisa mencari topik yang bisa disamakan dan membuat dia merasa nyaman.

Misalkan lawan bicara membicarakan sulitnya kuliah, maka Saya akan menyamakan obrolan sebagai mahasiswa tingkat akhir yang sedang kesulitan menyelesaikan skripsi. Topik yang sama akan membuat mereka nyaman.

Setelah obrolan mengalir, Anda bisa menyamakan pola duduk, jika dia bersandar, Anda bisa ikut bersandar, jika dia menyilangkan kaki, Anda bisa mengikutinya.
Semakin jago Anda “pacing”, maka semakin nyaman si dia larut dalam pembicaraan santai.

Pola ini bisa Anda gunakan juga dalam dunia online agar terciptanya closing.

2. Leading

Setelah melakukan beberapa pacing, sekarang saatnya Anda yang nge-lead alias memimpin si dia. Bisa Anda coba dengan menggaruk kepala. Jika dia mengikuti pergerakan Anda dengan menggerakkan tangan ke kepala, itu artinya dia sudah nyaman dengan Anda.

Saatnya Anda yang membawa obrolan ke arah yang Anda inginkan, bisa dengan menawarkan produk Anda atau menawarkan ide yang ingin dijalankan pada partner bisnis Anda, atau bisa juga ngajak nonton jika dia adalah gebetan.

Jika dalam bisnis online, Anda bisa membawa copywriting untuk melakukan CTA (call to action) setelah membuat beberapa “persamaan”

2 pola ini sebenarnya bisa Anda terapkan dalam dunia offline maupun online. Polanya sama, buat nyaman dulu dengan membangun persamaan, setelah nyaman barulah Anda bawa mereka untuk closing. Asik kan?

 

Semoga bermanfaaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *