Harga spesial, ada di telegram! Klik >>Daftar Sekarang< <

Gagal itu Kepastian

 

Saya pernah membaca sebuah artikel yang isinya adalah tentang Leadership in Crisis.

 

Seperti yang telah kita alami bersama, bahwa kita sedang berada di dalam krisis. Betul, kan?

 

Nah, apa sih yang disampaikan dalam artikel tersebut?

 

Salah satu yang menohok pikiran saya adalah, bahwa faktanya kegagalan dalam perencanaan yang kita buat (entah dalam hal apapun itu), merupakan keniscayaan, alias pasti ada kegagalannya, meskipun sedikit.

 

Kalau pun selalu berhasil, suatu saat dalam hal perencanaan mencapai goal, gagal itu pasti akan ditemui.

 

Saya pikir-pikir, benar juga.

 

Hampir semua rencana yang saya rancang, menemui kegagalan.

 

Tetapi ada satu hal yang selalu berhasil, yaitu pencapaian goalnya.

 

Rencana boleh saja gagal, dan kita menggunakan rencana lainnya.

 

Namun, kalau goal sudah tertanam kuat di pikiran bawah sadar, maka insyaAllah peluang tercapainya goal menjadi amat sangat besar.

 

Karenanya, memiliki program di pikiran bawah sadar yang kuat akan goal yang ingin dicapai, merupakan hal utama yang perlu dimiliki terlebih dahulu.

 

Kemudian soal rencana, cara pencapaiannya, bisa sangat fleksibel.

 

Dan uniknya, ketika program sudah tertanam di pikiran bawah sadar, maka kita akan secara Otomatis tergerak (dengan apapun caranya) untuk merealisasikan goal yang diinginkan.

 

Mekanismenya sama seperti ketika orang tua yang sedang membiayai sekolah anaknya, namun terkendala dana.

 

Meskipun demikian, apa yang terjadi? Orang tua selalu bisa membiayai sekolah anaknya, kan? Entah bagaimanapun caranya. Ajaib!

 

Anda pasti familiar dengan fenomena tersebut, kan?

 

Nah, seperti itulah yang kita dapatkan ketika goal sudah terprogram di pikiran bawah sadar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *