Harga spesial, ada di telegram! Klik >>Daftar Sekarang< <

Ingin membeli atau sekedar kepo?

Anda pasti pernah mendapatkan calon customer yang sudah sampai chat tapi setelah itu menghilang begitu saja?

Apa langkah selanjutnya? Anda diamkan saja? Jangan menyerah begitu saja.

Anda harus lebih berani, dengan melakukan follow up.

“Kenapa harus melakukan Follow Up?”

Tujuannya untuk mengetahui apakah pembeli benar-benar ingin membeli atau sekedar kepo saja.

Budaya malas membaca orang Indonesia itu akut sekali, apalagi caption.

Kebanyakan orang setelah melihat gambar, lalu komen, atau langsung chat.

Kalau mereka langsung chat Anda bisa gunakan teknik Follow Up, bisa jadi mereka adalah pembeli potensial Anda.

Anda bisa melakukan Follow Up 4x dengan sopan dan berikan rentang waktu di setiap follow up.

Follow up 1: Ingatkan pembeli dengan transaksi kemarin

 

Follow up 2:Anda bisa buat pertanyaan yang terlihat lebih mendesak

“Halo kak, pesanannya masih kami simpan. Kakak akan transfer hari ini atau besok ya kak? :)”

Kalau dibalas ingatkan lagi di waktu yang disepakati. Kalau tidak di balas, berikan jeda waktu setidaknya seminggu, agar tidak terkesan memaksa.

Follow up 3: Mulai tanyakan kejelasan customer mau membeli atau tidak, Anda juga bisa menambahkan penawaran agar customer langsung transfer.

Misalnya seperti ini;

“Halo kak, maaf saya hanya mau memastikan pesanan yang kemarin jadi tidak ya? Sekaligus mau menginformasikan, kalau kakak jadi membeli ada potongan ongkir 10 ribu kak. Tapi hanya hari ini saja kak”

Follow up 4: Kalau sudah 4 kali tapi customer tidak menanggapi, kemungkinan sudah ataupun ada masalah lain sehingga tidak bisa transfer.

Tanyakan masalahnya, jika memang tidak deal Anda bisa memFollow Up dengan cara ini;

“Halo kak, maaf apakah ada kendala?? bisa tolong informasikan apakah kakak jadi membeli?? Produk yang kakak mau tinggal 3 pcs, kalau memang tidak jadi akan saya berikan ke customer lain”

Pertanyaan ini bisa menjadi senjata untuk membuat customer berkata masalah sejujurnya.

Jika memang dia meminta waktu atau berjanji akan menghubungi Anda kapan-kapan.

Simpan data mereka dan Anda bisa kirimkan promosi produk secara berkala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *