Harga spesial, ada di telegram! Klik >>Daftar Sekarang< <

Ini Kata Lao Tzu yang Penting Anda Ketahui

 

 

“Jagalah pikiranmu, karena itu akan mempengaruhi perkataanmu.

 

Jagalah perkataanmu, karena itu akan menentukan perbuatanmu.

 

Jagalah perbuatanmu, karena itu akan membentuk kebiasaanmu.

 

Jagalah kebiasaanmu, karena itu akan membentuk karaktermu.

 

Jaga karaktermu, karena karakterlah yang menentukan nasibmu.” – Lao Tzu

 

 

Coba baca sekali lagi apa yang pernah dikatakan Lao Tzu di atas dan pahami artinya.

 

Oh ya, buat yang belum tahu, Lao Tzu adalah seorang filsafat besar yang hidup ratusan tahun lalu di Tiongkok pada masa Dinasti Zhou.

 

 

 

Ratusan tahun lalu, Lao Tzu sudah paham benar bahwa cara berpikir kita sendiri berikhtiar menentukan nasib kita.

 

Kalau pengen nasib kita bagus, ya di awal kita mesti punya cara berpikir yang bagus, yang positif, yang memberdayakan.

 

Betul, tidak?

 

 

Wait, sebelum lanjut kita ngomongin soal gimana sih caranya biar pikiran kita selalu positif, saya pengen ngingetin dulu kalau pikiran manusia itu sendiri terbagi menjadi 2, pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

 

Fungsi pikiran sadar adalah melakukan analisa,membandingkan informasi, mengambil keputusan, melakukan perhitungan serta memberikan perintah kepada pikiran bawah sadar. Menurut penelitian, kekuatan pikiran sadar dalam pengendalian diri hanya 12 persen saja.

 

Sedangkan pikiran bawah sadar adalah pikiran yang berfungsi sebagai pusat database memori. Segala kekuatan terbesar dari Peta Internal Manusia, seperti State, Beliefs, Values, ataupun Self Concept ada di sini. Dan faktanya, jika tiap manusia bisa memaksimalkan dan mengendalikan kekuatan pikiran bawah sadar ini, maka manusia bisa mewujudkan segala impiannya.

 

 

Tapi sayangnya tidak banyak yang mampu memaksimalkan kekuatan pikiran bawah sadar mereka.

 

Mengapa? Ada banyak faktor, salah satunya program pikiran yang secara tidak sadar dibentuk oleh manusia itu sendiri.

 

Sebagai contoh, banyak diantara kita yang terkadang justru membatasi kemampuan dan potensi diri dengan mengatakan

 

: “Ah, saya tidak mampu”, atau “Waduh, itu bukan keahlian saya”. Dan masih banyak lagi hal hal negative yang sudah terbiasa kita katakan pada diri sendiri. Secara tidak sadar, banyak mental blocking yang kita ciptakan untuk kita sendiri.

 

Kesimpulannya, kita mesti hati hati dalam berpikir.

 

 

Karena semua data yang diperoleh lewat pengalaman terekam sempurna pada pikiran bawah sadar ini. Semua rekaman itu akan menjadi program kita dalam melakukan aktifitas dan juga ikut menentukan realita yang kita dapatkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *