Harga spesial, ada di telegram! Klik >>Daftar Sekarang< <

Yakin Mau Sukses? Baca Dulu Yang Satu Ini

 

 

Halo, gimana kabar Anda? Semoga sehat dan dilancarkan selalu rezekinya ya hehehe. Jadi begini, sebetulnya ini adalah salah satu kegundahan saya beberapa saat yang lalu. Apa yang saya sampaikan di sini, sempat menjadi gejolak batin yang bikin saya galau. Saya menyebutnya sebagai dialog pribadi, yaitu percakapan antara saya dengan diri saya sendiri. Terdengar aneh? Bisa jadi, tapi beginilah adanya. Tapi, tenang saja, saya berani jamin, insyaAllah apa yang saya sampaikan di artikel ini akan sangat bermanfaat. Terutama bagi Anda yang belum menemukan jati diri dan siapapun yang belum mengerti arti kesuksesan.

 

Saya akui, saya pun masih sering galau mengenai masalah ini. Namun, walaupun begitu, izinkan saya berbagi, dengan sedikit curhat tentang masalah kesuksesan. Boleh ya? Oke, terima kasih hehehe.

 

Arti Kesuksesan

Seperti yang sudah saya jelaskan di awal paragraf, saya sempat bertanya dalam hati. Sebetulnya, apa sih kesuksesan itu? Kok bisa-bisanya bikin kita galau, gundah dan tak sedikit yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan predikat itu. Padahal, kalau dipikir-pikir lagi secara matang, kesuksesan itu apa sih? Definisinya sendiri saja masih semu, alias belum ada yang mendifinisikan secara pasti. Apa tolok ukurnya dan apa syarat-syaratnya juga tidak baku. Jadi, kalau sekarang Anda bilang bahwa Anda sukses, itu sebetulnya sah-sah saja. Lha siapa yang mau ngelarang? Kalau ada yang ngelarang, coba tanya dia, tolong suruh dia jelasin apa definisi sukses itu?

 

Melihat kegalauan yang sempat saya rasakan itu, saya berani berkesimpulan bahwa, tiap orang itu berhak mendefinisikan dan mempunyai makna tentang kesuksesan menurut versinya masing-masing. Jadi, tak etis jika Anda seketika galau dan men-judge diri Anda sendiri sebagai orang yang tidak sukses saat melihat orang lain bangga atas pencapaiannya. Apalagi yang hidupnya nggak pernah bahagia, karena selalu “kebakar” ketika melihat pencapaian hebat orang lain. Sebetulnya boleh saja “terbakar” semangat kita ketika melihat orang lain berhasil pada suatu hal dan kita juga ingin menirunya. Tapi, coba pikirkan baik-baik, mau sampai kapan kita mau hidup seperti itu? Nggak bakal tenang hidup orang yang selalu membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain, karena setiap orang punya “panggung dan karpet merahnya” masing-masing.

 

Definisikan Kesuksesanmu

Lebih lanjut. Lalu, setelah itu apa? Sekarang coba kita merenung dan berpikir ulang, refresh otak dan lihat pencapaian-pencapaian yang sudah kita peroleh. Sudahkah kita pernah merasakan keberhasilan? Kalau sudah, kenapa mesti galau? Berarti kita sudah boleh melabeli diri kita sebagai orang sukses dan berhasil kan?

 

Lebih lanjut lagi, coba sekarang kita definisikan arti kesuksesan kita masing-masing, tulis dan ingat-ingat terus tiap hari. Fungsinya untuk apa? Fungsinya yaitu sebagai indikator, sebagai pembatas antara diri kita dengan orang lain. Kenapa saya bilang pembatas? Karena orang lain pasti punya definisinya masing-masing, tak bisa disamaratakan. Yang ini saya serius, kalau kita masih saja hidup di pikiran orang lain, sampai kapanpun kita nggak akan pernah bahagia. Sumpah!

 

Jadi, kesimpulannya bagaimana? Kesimpulannya, yuk kita definisikan kata sukses berdasarkan versi kita masing-masing agar datang rasa syukur dan kebahagiaan hidup. Agar tak selalu terjebak dalam mitos dan ilusi kesuksesan seperti yang orang-orang di luar sana katakan, yang bilang bahwa sukses itu ketika hidup serba mewah, glamor dan prestise. Sudah-sudah, stop membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain, tak ada habisnya. Mending, sekarang kita merenung, mensyukuri nikmat yang sudah Allah berikan kepada kita, sambil terus berikhtiar mengusahakan masa depan yang lebih cerah. Bukankah lebih tenang dan menentramkan? Bukan untuk siapa-siapa, bukan untuk membeli mulut orang yang meremehkan kita, cukup untuk kita sendiri dan orang-orang yang kita kasihi. Sip?!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *